Rabu, 13 April 2016

BAB V PEMBELAJARAN MELALUI MEDIA TELEVISI/VIDIO
 
A.    Konsep Media Pembelajaran
Media merupakan alat saluran komunikasi atau dengan kata lain, media merupakan pengantar pesan ke penerima pesan.
Media ini tentunya sangat bermanfaat jika diimplementasikan ke dalam proses pembelajaran, media yang digunakan dalam proses pembelajaran disebut media pembelajaran. Contoh media adalah video, televisi, rekaman audio, foto, gambar yang diproyeksikan, dsb.
 Fungsi Media Pembelajaran
Media pembelajaran berfungsi untuk:
1.      Untuk mewujudkan situasi pembelajaran yang efektif
2.      Untuk mempercepat proses pembelajaran dan membantu siswa dalam upaya memahami materi            yang disajikan oleh guru dalam kelas
3.      Memotivasi minat dan tindakan, direalisasikan dengan tekhnik drama atau hiburan
4.      Untuk mempertinggi mutu pembelajaran
5.      Memberi instruksi, informasi yang terdapat dalam media harus melibatkan siswa
B.     Televisi
Televisi merupakan alat elektronik yang mudah kita jumpai dalam kehidupan sehari – hari seperti halnya media massa lainnya seperti surat kabar, radio atau komputer. televisi adalah sistem elektronik yang mengirimkan gambar diam dan gambar hidup bersama suara melaui kabel.
Komunikasi massa dengan televisi merupakan proses komunikasi antara komunikator dengan komunikan melalui sebuah sarana , yaitu televisi. Kelebihan media televisi terletak pada kekuatannya mnguasai jarak dan ruang, sasaran yang dicapai untuk mencapai massa cukup besar. Nilai aktulisasi terhadap suatu liputan atau pemberitaan sangat cepat.
1.      Fungsi Televisi
                 Menurut Effendy (1994), seperti halnya media massa lainnya, televisi mempunyai tiga fungsi pokok yaitu:
a.         Fungsi Penerangan (The Information Function)
                   Televisi mendapat perhatian yang besar di kalangan masyarakat karena dianggap sebagai media yang mampu menyiarkan informasi yang sangat memuaskan. Hal ini didukung oleh dua faktor yaitu (1) Immediacy (kesegaran), pengertian ini mencakup langsung dan peristiwa yang disiarkan oleh stasiun televisi dapat dilihat dan didengar oleh pemirsanya pada saat peristiwa itu berlangsung. (2) Realism (kenyataan), ini berarti televisi menyiarkan informasinya secara audio dan visual melalui perantaraan mikrofon dan kamera sesuai dengan kenyataan.
b.        Fungsi Pendidikan (The Educational Function)
                   Sebagai media massa, televisi merupakan sarana yang ampuh untuk menyiarkan acara pendidikan kepada khalayak yang jumlahnya begitu banyak secara simultan dengan makna pendidikan, yaitu meningkatkan pengetahuan dan penalaran masyarakat. Pemerintah Indonesia melalui Kemendiknas dan Pustekom telah menyiarkan TV-edukasi (TVe), yang selalu menyairkan program – program pendidikan dan pembelajaran seperti program siaran pengayaan mata pelajaran untuk menghadapi UN, mata kuliah di UT dan PPJ seperti mata kuliah pengembangan kurikulum, pembelajaran terpadu dan mata kuliah lainnya.
c.         Fungsi Hiburan (The Entertaiment Function)
                   Sebagai media yang melayani kepentingan masyarakat luas, fungsi hiburan yang melekat pada televisi tampaknya lebih dominan dari fungsi lainnya.fungsi hiburan ini sangat penting, karena ia menjadi salah satu kebutuhan manusia untuk mengisi waktu mereka dari aktivitas di luar rumah.
2.      Konsep Televisi Pendidikan

  Pengertian Televisi Pendidikan
      Televisi pendidikan adalah penggunaan program video yang direncanakan untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu tanpa melihat siapa yang menyiarkan. Televisi pendidikan tidak sekadar menghibur tetapi yang lebih penting adalah mendidik. Oleh karena itu, memiliki ciri – ciri tersendiri, antara lain yaitu:
a.         Dituntut oleh seorang guru melalui pengalaman – pengalaman siswa.
b.         Sistematika siaran berkaitan dengan mata pelajaran dan silabus dengan tujuan dan pengalaman belajar yang terencana
c.         Teratur dan berurutan, siaran disajikan dengan selang waktu yang beraturan secara berurutan di mana satu siaran dibangun atau mendasari kegiatan lainnya, dan
d.        Terpadu-siaran berkaitan dengan pengalaman belajar lainnya seperti latihan, mambaca, diskusi, laboratorium, percobaan, menulis, dan pemecahan masalah. 

  TV Edukasi
a.      Kelebihan TV Edukasi
TV-E memiliki beberapa kelebihan yaitu:
1)      Membukan pemahaman menganai informasi baru, biasanya terdapat dalam program – program berita
2)      Mendorong anak – anak untuk belajar acara edukasi dan dapat mengajarkan pada anak tentang niali – nilai yang penting serta pelajaran mengenai kehidupan nyata.
3)      Merupakan alternatif tontonan bermanfaat yang hadir di tengah – tengah masyarakat Indonesia.
4)      Memberikan informasi kepada masyarakat akan dunia pendidikan
5)      Menyemarakkan dunia hiburan dengan kemasan yang berbeda yakni dikemas dalam bentuk lebih mendidik, jadi tidak hanya menghibur lewat TV tetapi juga bisa mendidik masyarakat

b.      Kelemahan Televisi Edukasi
1)      Dari segi pengemasan program kurang menarik, sehingga program – program yang ditawarkan kurang dapat diterima
2)      Program tidak didukung oleh pendukung acara yang dikenal masyarakat, dengan kata lain siaran – siaran TV-E tidak diperankan oleh artis – artis terkenal.
3)      TV-E kurang tepat sasaran

3. Media Video Pembelajaran    
       Salah satu bentuk dari media audio visual adalah video pembelajaran. Video merupakan serangkaian gambar gerak yang disertai suara yang membentuk satu kesatuan yang dirangkai menjadi sebuah sebuah alur, dengan pesan – pesan di dalamnya untuk ketercapaian tujuan pembelajaran yang disimpan dengan proses penyimpanan pada media pita atau disk.media video pembelajaran dapat digolongkan ke dalam jenis media audio visual aids (AVA), yaitu jenis media yang selain mengandung unsure suara juga mengandung unsure gambar yang bisa dilihat



 Kelebihan Media Video
                  media video memiliki beberapa kelebihan yaitu sebagai berikut:
a.         Memberi pesan yang dapat diterima secara lebih merata oleh siswa
b.         Sangat bagus untuk menerangkan suatu prose
c.         Mengatasi keterbatasan ruang dan waktu
d.        Lebih realistis, dapat diulang dan dihentikan sesuai dengan kebutuhan
e.         Memberikan kesan yang mendalam, yang dapat memengaruhi setiap siswa
     
 Kelemahan Video
                  Selain kelebihan, media video juga memiliki beberapa kelamahan, yaitu:
a.       Jangkauannya terbatas
b.      Sifat komunikasinya satu arah
c.       Gambarnya relative kecil
d.      Kadangkala terjadi distorsi gambar dan warna akibat kerusakan atau gangguan magnetik.
      Selain itu, keterbatasan lain yang dimiliki oleh media video adalah:
a.       Keterbatasan daya rekam setelah piringan video ini mengalami proses perekaman tidak akan dapat dipakai ulang lagi untuk diganti isinya,
b.      Biaya pengembanagn untuk menyiapkan format piringan video ini relatif memerlukan biaya yang besar
c.       Keterbatasan sekuansi dari gambar bergerak yang ditampilkan. Lebih dari 54.000 frame yang diam dapat ditampung oleh format piringan video, namun hanya dapat ditampilakan dalam bentuk gambar bergerak dalam waktu 60 menit. Hal ini lebih rendah dari kemampuan yang dapat ditampung oleh sebuah format kaset video.
Keuntungan Video dalam Proses Pembelajaran
                  Dengan menggunakan media jenis ini siswa diharapkan dapat memperoleh persepsi dan pemahaman yang sama dan benar, selain siswa dapat menerima materi mata pelajaran. Sedangkan guru diharapkan dapat mengikat siswa selama pembelajaran berlangsung dan membantunya mengingat kembali dengan mudah berbagai pengetahuan dan keterampilan yang telah dipelajari. Media jenis ini juga dapat digunakan untuk menyajikan bagian – bagian dari suatu proses dan prosedur secara utuh sehingga memudahkan siswa dalam mengamati dan menirukan langkah – langkah suatu prosedur yang harus dipelajari.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar